Asuransi Kecelakaan Diri Manfaat Cara Beli dan Cara Klaim

Asuransi Kecelakaan Diri: Manfaat, Cara Beli dan Cara Klaim

Posted on

Unsplash.com

Asuransi kecelakaan diri merupakan perlindungan yang diberikan untuk melindungi kerugian finansial jika suatu saat terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau cacat tetap. Pada umumnya, jenis asuransi ini memiliki cakupan pertanggungan selama satu tahun. Namun, untuk jumlah santunannya sendiri berbeda-beda sesuai dengan polis yang diambil. 

Asuransi Kecelakaan Diri

Jika ditinjau menurut Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, asuransi kecelakaan diri ini merupakan sebuah perlindungan yang diberikan untuk menjamin nasabahnya dari suatu kecelakaan. Dimana kecelakaan ini sudah menimpa nasabah tersebut selama 24 ham dalam periode pertanggungan tertentu. 

Nah, hal yang dianggap sebuah kecelakaan dalam jenis asuransi ini adalah sebagai berikut:

  • Keracunan yang diakibatkan oleh terhirupnya gas atau uap yang beracun. Dimana keracunan ini diakibatkan oleh perbuatan jahat dari orang yang tidak bertanggung jawab. 
  • Penjangkitan atas zat yang mengandung hama penyakit. 
  • Mati lemas. 
  • Pengasingan ditempat sunyi yang dikarenakan adanya bencana dari luar. 
  • Terjadinya sengal pinggang.

Produk asuransi ini biasanya akan dipasarkan oleh perusahaan asuransi jiwa maupun asuransi umum. Perlu Anda ketahui, bahwa produk asuransi kecelakaan ini hanya berlaku untuk usia diatas 17 tahun dan maksimal 60 tahun. 

Dalam asuransi kecelakaan diri ini terdapat dua pilihan produk, yakni asuransi kecelakaan konvensional dan asuransi kecelakaan syariah. 

Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri

Dengan Anda memilih jenis asuransi ini, maka akan ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan nantinya. 

  1. Santunan Kematian

Santunan kematian ini menjadi manfaat dasar yang pasti ditawarkan oleh pihak perusahaan asuransi. Jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan pihak tertanggung meninggal dunia, maka santunannya akan diberikan kepada ahli warisnya. 

Perlu Anda ketahui, bahwa asuransi kecelakaan ini sangat berbeda dengan asuransi jiwa. Dimana perbedaan tersebut terletak pada penyebab kematiannya. Dimana hal inilah yang menjadi syarat bisa cairnya santunan tersebut. 

Also Read:  4 Tips Memilih Asuransi untuk Anak Terbaik

Pada asuransi jiwa, pihak ahli waris akan menerima santunan jika memang tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan. Sementara pada asuransi kecelakaan sendiri, santunan ini akan diberikan jika pihak tertanggung wafat karena kecelakaan. 

  1. Santunan Cacat Tetap

Asuransi kecelakaan diri ini juga menyediakan santunan cacat tetap. Definisi dari risiko cacat tetap ini bisa digolongkan dalam dua kelompok, yakni cacat tetap total dan cacat tetap sebagian. 

  • Cacat tetap total ini misalnya adalah kehilangan penglihatan atau tidak berfungsinya kedua lengan yang diakibatkan oleh kecelakaan. Dalam hal ini, pihak tertanggung akan menerima 100 persen santunan. 
  • Cacat tetap sebagian misalnya ketika sebagian anggota tubuh tidak berfungsi karena kecelakaan. Pihak tertanggung pun akan mendapatkan santunan proporsional terhadap total santunan yang akan diberikan. 
  1. Penggantian Biaya Pengobatan

Asuransi kecelakaan ini juga menawarkan manfaat tambahan yang perlu Anda pertimbangkan. Dimana Anda akan mendapatkan penggantian biaya pengobatan atau biaya perawatan yang diakibatkan karena kecelakaan. 

Namun, sebenarnya manfaat ini juga bisa Anda dapatkan dari asuransi kesehatan. Untuk itu, Anda perlu lebih selektif lagi dalam memilih manfaat asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. 

Cara Beli Asuransi Kecelakaan Diri

Asuransi kecelakaan diri ini bisa Anda dapatkan dari agen asuransi terpercaya yang sudah bersertifikat. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan jenis asuransi ini dari broker asuransi atau langsung menghubungi pihak perusahaan asuransi yang menjamin segala risiko. 

Cara Klaim Asuransi Kecelakaan Diri

Untuk cara klaim asuransi kecelakaan ini cukup mudah. Asalkan Anda sudah mempersiapkan semua persyaratan yang memang dibutuhkan sebelum Anda mengajukan klaim asuransinya. Nah, berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara klaim asuransi kecelakaan ini. 

Also Read:  4 Kesalahan Saat Memilih Asuransi Pendidikan yang Harus Anda Hindari
  • Isi formulir klaim yang sudah disediakan. 
  • Lampirkan surat asli keterangan dokter terkait dengan tindakan medis yang dilakukan. 
  • Fotocopy KTP. 
  • Fotocopy polis asuransi. 

Dan inilah pembahasan yang perlu Anda pahami mengenai pengertian, manfaat, cara beli dan cara klaim asuransi kecelakaan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.